Nama Panggilan: Froz
TTL : Valencia, 9 May 832
Jenis Kelamin : Laki-laki
Hobby : Perang
Nama Lengkap : Ozlern Verty
Nama Panggilan: Ozlern
TTL : New York, 19 Desember 835
Jenis Kelamin : Perempuan
Hobby : Memanah
Nama Lengkap : Nerols Max Checz
Nama Panggilan: Nerols
TTL : Valencia, 1 Juni 833
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Hobby : Perang
Nama Lengkap : Fotaxes Hordsel
Nama Panggilan : Fotaxes
TTL : Bruno Aires, 7 Maret 830
Jenis Kelamin : Laki-laki
Hobby : Menembak
Nama Lengkap : Dregers Fike Ward
Nama Panggilan : Dregers
TTL : Bruno Aires, 17 Februari 831
Jenis Kelamin : Laki-laki
Hobby : Memanah
Pertempuran Tengah Laut
Froz Leite Snavt di lahirkan dari keluarga yang sangat tangguh, ayahnya adalah seorang petarung hebat yang mati kerena tertembak saat Froz masih kecil dan ibunya yang masih mengandung anak yang bernama Nerols Max Checz. Nerol lahir dalam keadaan yatim, ia bersama kakaknya yang saling menyayangi. Saat Froz berusia 7 tahun dan Nerols berusia 6 tahun ia harus ditinggal oleh ibundanya yang tercinta. Froz tidak memiliki keluarga yang lain karena keberadaannya sangat jauh dari Valencia. Ia harus bisa menghidupi adiknya. Suatu saat Froz bekerja di tempat Karate yang sangat terkenal saat itu. Ia dan adiknya bekerja membersihkan lantai dan mengepel tempat pelatihan karate itu. 2 tahun kemudian ia dan adiknya mendapat predikat sebagai pekerja terbaik di tempat itu. Ia dan adiknya langsung diberi beasiswa belajar ilmu karate selama 15 tahun dan tidak usah bekerja lagi. Ia diasuh oleh guru karate yang menginap di rumahnya, guru karate tersebut bernama Howard. Pak Howard adalah orang yang bijaksana dalam melatih anak didiknya. Froz menceritakan keadaan keluarganya kepada pak Howard. Pak Howard pun mengerti keadaan anak didiknya itu. Ia pun mengabil keputusan untuk tinggal bersama mereka. Pak Howard adalah duda yang ditinggal istrinya meninggal karena kecelakaan. Ia pun tak mau menikah lagi dengan perempuan lain, anak pak Howard juga meninggal bersama ibunya waktu ia berusia 5 bulan dalam kandungan.
10 tahun kemudian, Pak Howard sakit keras akibat terjatuh saat mempraktekan ilmu karate bersama temannya. Ia terpukul dan mengenai jantungnya lalu langsung dibawa ke rumah sakit. Setelah 4 hari pak Howard dirawat, dokter tidak bisa berkata-kata lagi selain “nyawa beliau tidak dapat terselamatkan”. Froz dan adiknya pun sedih karena harus ditinggal bapak angkatnya. Froz dan Nerol sudah dewasa, Froz berusia 18 Tahun dan Nerol berusia 17 tahun. Ia dan adiknya sudah mendapat pangkat yang paling tinggi di ilmu karate. 8 tahun kemudian ada kejadian yang cukup parah di kota Valencia yakni kota tersebut diserang oleh pasukan kerajaan laut yang sangat kejam. Froz dan Nerol harus menaiki helikopter tentara yang ada di bandara. Ia pun bertemu orang yang mengendalikan helikopter tersebut yang bernama Fotaxes Hordsel, Dregers Fike Ward, dan Ozlern Verty disana. Fotaxes adalah warga kota Valencia yang sangat tangguh dalam mengendalikan helikopter begitu pula dengan Dregers. Dan Ozlern adalah rakyat sederhana yang mampu memanah. Mereka hanya ada 5 orang dalam helikopter. Setelah 6 jam perjalanan, mereka menemui istana di tengah lautan atlantik. Ternyata istana tersebut tidak ada penghuninya. Di sana ada tempat tidur, kamar mandi, dan sebagainya yang masih bisa dipakai. Mereka menginap semalaman untuk beristirahat. Keesokan harinya mereka membuat kapal besar untuk berpetualang dan peta tempat dimana mereka berada sekarang.
Froz dan Ozlern membuat rencana, Froz ingin menikahi Ozlern yang sudah berusia 20 tahun. 2 bulan kemudian, Ozlern mengandung anak yang masih 1 bulan. Ozlern dibantu oleh Nerol. Sedangkan Fotaxes dan Dregers membangun istana yang sangat mewah untuk membentuk suatu kerajaan baru. Mereka bertiga sehari-harinya mencari ikan di pinggiran pulau kecil itu. 2 tahun kemudian, Ozlern melahirkan 2 anak kembar laki-laki yang diberi nama Wexer dan Freek. Akhirnya, istana pun selesai dibangun, Froz menjadikan dirinya sebagai raja, dan nama kerajaan baru tersebut yang bernama “Gold Sea”. 10 Tahun kemudian Wexer dan Freek diajari ilmu berperang oleh ayahnya. Mereka sangat semangat untuk berlatih berperang. Tidak terasa dalam waktu singkat saudara kembar itu sudah bisa menguasai ilmu berperang.
Suatu hari ada sebuah kapal kecil dengan 20 anak remaja yang semuanya masih berusia sekitar 18 tahun didalamnya. Mereka terdampar di kerajaan “Gold Sea”. Froz menanyakan kepada mereka di kapal, “mengapa kamu semua terdampar di sini”. Mereka semua menjelaskan kepada raja Froz bahwa mereka diusir dari kerajaan “Hexos”. Mereka berniat untuk bergabung bersama kerjaan “Gold Sea”. Raja Froz akhirnya menerima mereka dengan hati yang sangat senang karena kerajaan “Gold Sea” bisa bertambah banyak anggotanya. 20 anak remaja tersebut dijadikan anak buah Raja Froz.
Kerajaan “Gold Sea” makin bertambah maju, seiring dengan banyaknya anggota dalam kerajaan itu membuat kerajaan “Gold Sea” menjadi kerajaan yang paling ditakuti oleh kerajaan lain. Waktu demi waktu, kerajaan “Gold Sea” ditantang untuk melawan kerajaan “The Mask of Sea”, kerajaan itu berasal dari arah utara tempat kerajaan “Gold Sea” itu. Kerajaan “The Mask of Sea” juga memiliki banyak orang dan banyaknya hampir sama dengan kerajaan “Gold Sea”. Pertempuran terjadi di antara dua kerajaan tersebut. Kapal dari kerajaan “Gold Sea” mulai melabuh ke tempat pertempuran. Dan kapal kerajaan “The Mask of Sea” mulai berlabuh setelah beberapa saat.
Pertempuran pun ingin dimulai, tapi raja Froz meminta agar anak buahnya bisa menyerang dengan baik dalam pertempuan itu. Bagian dari kerajaan “Gold Sea” mulai menyerang. Tapi bagian kerajaan “The Mask of Sea” juga menyerang. Sekitar 2 Jam pertempuran ada beberapa orang dari kerajaan “Gold Sea”. Tapi kerajaan “Gold Sea” menang dalam pertempuran itu karena raja dari kerajaan “The Mask of Sea” telah tertembak panah oleh Freek. Dan lambang kekuasaan kerajaan “Gold Sea” mulai dinaikan yang artinya kerajaan “Gold Sea”lah yang menang. Raja Froz sangat berterima kasih kepada Freek, karena dialah yang menjadi pahlawan pertempuran tengah laut itu. Kerajaan “Gold Sea” pun kembali ke istananya.
Bagi para pembaca novel ini saya memohon agar kalian bisa mengirimkan kritik dan saran kepada saya agar saya bisa memperbaikinya dengan baik. :D :D :D
Fadjrie Aditya Rasuna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar